Hukum ke 3 Newton
Readers, tulisan ini akan sedikit membahas tentang hukum ke 3 Newton yang sedikit dari kita menyadari bahwa ternyata hukum Newton ini memberikan sebuah pelajaran hidup untuk kita. Semoga tulisan ini memberi manfaat dan tidak membingungkan para readers ya.
Yang udah pada lupa bunyi hukum ke 3 newton ini yok lah mari kita baca dan pahami kembali bunyinya.
Hukum ke 3 Newton berbunyi:
"Gaya aksi dan reaksi dari dua benda memiliki besar yang sama, dengan arah terbalik, dan segaris. Artinya jika ada benda A yang memberi gaya sebesar F pada benda B, maka benda B akan memberi gaya sebesar –F kepada benda A. F dan –F memiliki besar yang sama namun arahnya berbeda. Hukum ini juga terkenal sebagai hukum aksi-reaksi, dengan F disebut sebagai aksi dan –F adalah reaksinya."
Jadi, hukum 3 Newton menjelaskan bahwa jika suatu benda mendapatkan sebuah gaya, maka benda tersebut akan mengirimkan gaya yang berlawanan arah dengan kekuatan yang sama besar kepada sumber gaya tersebut.
Contoh penerapan hukum ke 3 newton salah satunya yaitu Saat bermain bola basket, maka pemain bola basket akan melakukan kegiatan mendribel bola. Pada saat mendribel bola inilah terjadi penerapan hukum III Newton, yang mana bola diberi gaya (dipantulkan ke lantai) akan mendapatkan gaya tolak sama besar dari lantai dengan arah yang berlawanan.
Udah paham belum? Udah pada bisa ngambil kesimpulan pelajaran hidup seperti apa yang dapat diambil dari hukum ke 3 newton? Kalau belum, Oke kita lanjut. . .
Lalu coba pahami pepatah berikut "Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai". Jika kita berbuat baik kepada oranglain, maka kita akan mendapatkan kebaikan pula. Dalam hukum ke 3 newton, Berbuat baik dalam hal ini adalah gaya yang diberi dan kebaikan yang didapat adalah gaya tolak yang diterima.
Pepatah tersebut berkaitan dengan hukum ke 3 newton bukan? Nah sekarang udah bisa ngambil kesimpulan, kan?
Dan ternyata Allaah subhanahu wata'ala sudah memfirmankan pelajaran itu dalam Al-Qur'an, Readers. MasyaaAllah, Allaahu Akbar.
Dalam Al-Qur'an Allaah subhanahu wata'ala berfirman dalam Q.s. Al-'Isrā':7 :
"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri. . . " (Q.s. Al-'Isrā':7)
Maka teruslah berbuat baik.
Sekecil apapun kebaikan yang kamu beri, tetap akan ada balasan kebaikan yang kamu dapat. Dan begitu pula dengan kejahatan yang kamu lakukan, akan ada balasan kejahatan yang akan kamu dapat.

Komentar
Posting Komentar